cerita hari ini:

Nilai sebuah kemaafan.

seorang anak sangat marahkan ayahnya yang menduakan ibunya..terluka hatinya menyebabkan bertindak derhaka enggan bercakap,enggan berjabat maaf dengan ayah walaupun ayah akan bermusafir lama ketanahsuci..bila si anak yang sedang sarat mengandung tiba saat melahirkan sangat payah menanggung sakit yang luarbiasa hingga mungkin di operation saja jika tempohmasa diberi tidak melahirkan..

Bila diminta nasihat cuma satu pesan saya; telefon lah ayah kamu..mohon kemaafan padanya,mohon doa mustajabnya di sana…

cerita si ayah kepada saya : atas nasihat itu, dia telepon mohon maaf yang sangat ditunggu selama ini.walau luka hati atas perbuatan anak sudah lama dimaafkan ..kebetulan sedang beriktikaf menunggu masuk waktu sembahyang, terus menadah tangan memohon restu ya Rabbi.dengan memberi maaf seikhlas hati untuk anak yang sangat dikasihi.sujud memohon dengan hati yang sangat dalam..Ya ALLAH ampuni dia, kasihilah dia permudahkanlah urusannya..
Alhamdulillah selesai sembahyang anaknya telefon semula.

‘Terima kasih ayah yang memudahkan segalanya’..ungkapan kasih dari anaknya meleraikan airmata siayah .

*moral of the story: kalau silap si ayah jangan kita mengulang silap dengan membalas derhaka dengan mereka.